Mahasiswa Fakultas Hukum Airlangga, ya salah satunya aku. Tahap lanjut dalam hidup yg sebenarnya. Awal aku memulai kesuksesanku, mewujudkan impianku, mewujudkan harapan papa mama :) doaku, semoga ALLAH selalu meridhoi usahaku.
Senin, 28 Mei 2012
Sabtu, 24 Maret 2012
secret admirer :D
sendiri menikmati senja merupakan hal yg sudah biasa bagiku, dulu. Rintik hujan pun terkadang dengan gembiranya menemaniku.. Terdiam dibawah rintikannya menjadi kesenangan tersendiri buatku. Karena disitulah aku menyadari akan suatu makna siapakah pelangi yg berdrama dan tidak berdrama dalam menemani senjaku...
Suatu ketika, tetiba ada biasan warna pelangi yg menyapaku... Dengan gembiranya, aku menyambutnya hangat. Sehangat sinar mentari pada hari itu...
Hujan sempat gugur sejenak, aku tahu ia hanya bermaksud untuk menemaniku. Sembari aku meyakinkan diriku atas kehadiran pelangi yang sesungguhnya, yang datang dengan lengkungan senyum indahnya yang telah kukagumi sejak lama, yang jika ia datang hatiku bersorak dengan girangnya, kuharap dan berdoa pada Tuhan, semoga ia adalah pelangi yang indahnya tak hanya sementara, tetapi selamanya.
Hujan pun reda, pelangi pun tersulam di ufuk senjaku... Rapi dan hangat disertakan pula senyum yang ku kagumi darinya..
Senjaku begitu teduh berhias lembayung yang takkan terlupa... Terimakasih, untukmu. :)
Suatu ketika, tetiba ada biasan warna pelangi yg menyapaku... Dengan gembiranya, aku menyambutnya hangat. Sehangat sinar mentari pada hari itu...
Hujan sempat gugur sejenak, aku tahu ia hanya bermaksud untuk menemaniku. Sembari aku meyakinkan diriku atas kehadiran pelangi yang sesungguhnya, yang datang dengan lengkungan senyum indahnya yang telah kukagumi sejak lama, yang jika ia datang hatiku bersorak dengan girangnya, kuharap dan berdoa pada Tuhan, semoga ia adalah pelangi yang indahnya tak hanya sementara, tetapi selamanya.
Hujan pun reda, pelangi pun tersulam di ufuk senjaku... Rapi dan hangat disertakan pula senyum yang ku kagumi darinya..
Senjaku begitu teduh berhias lembayung yang takkan terlupa... Terimakasih, untukmu. :)
Jumat, 23 Maret 2012
Surabaya-Bali
hai blogy, long time no write... :) . aku udah ketemu sama pelangi lho? kamu mau tau itu sapa? ternyata dia itu pelukis kata yg udah lama aku kagumi senyumnya.. :))
march 17th, ya its more beautiful day that I've ever had, sincerely. we met up in last night, we talked, we laugh, I saw his smile... what a wonderful day...... :))
Thanks Allah, buat kadonya. :) semacam speechless :)) . semoga dia yg terbaik yg dikirim Allah buat aku. amin . tertanda, aku yg menyayangimu.
march 17th, ya its more beautiful day that I've ever had, sincerely. we met up in last night, we talked, we laugh, I saw his smile... what a wonderful day...... :))
Thanks Allah, buat kadonya. :) semacam speechless :)) . semoga dia yg terbaik yg dikirim Allah buat aku. amin . tertanda, aku yg menyayangimu.
Rabu, 29 Februari 2012
sajak rindu, untukmu
Hujan datang pada senjaku hari ini. membuatkan genangan-genangan, membiaskan kenangan ilusi. aku tak menemuimu malam ini. tapi kamu,kubawa dalam lelapku...
Secangkir kopi hangat dan teras depan. seraya memelukku erat, hela nafas berembun dalam udara. langit masih menyimpan biasan warnamu.
Janganlah menepi dari genangan, marilah tetap lantunkan sajak indahmu bersamaku, hingga semua jadi ingatan. :)
Belumlah kutuliskan satu syair. beribu aksara di kepala gelisah. hanya namamu, rindu.
Sajikan rindu tak keruh, ditemani kopi manis pelengkapnya. salam bagi langit malammu, padanya aku menitipkan hangat rinduku. semoga kau berkenan.. :))
Secangkir kopi hangat dan teras depan. seraya memelukku erat, hela nafas berembun dalam udara. langit masih menyimpan biasan warnamu.
Janganlah menepi dari genangan, marilah tetap lantunkan sajak indahmu bersamaku, hingga semua jadi ingatan. :)
Belumlah kutuliskan satu syair. beribu aksara di kepala gelisah. hanya namamu, rindu.
Sajikan rindu tak keruh, ditemani kopi manis pelengkapnya. salam bagi langit malammu, padanya aku menitipkan hangat rinduku. semoga kau berkenan.. :))
belajar bersajak (part 2)
hai,aku kembali dengan lengkungan senyum kecil tuk kembali mengutarakan apa yang kulihat di senjaku...
tak terasa waktu berlalu begitu lekasnya, aku masih disini. Menantimu, teruntuk kamu yang belum ku ketahui namamu. Senja, entah mengapa ia dengan senang hati menemaniku dengan langit jingganya. Tak ada kelelahan sedikitpun yang disiratkan, seraya berpura-pura agar tak ku ketahui sedihnya. Pelangi, ya pelangi. Ia datang setelah hujan turun dengan derasnya. Saat itu juga senyumku kembali merekah. Namun, terkadang kau bersembunyi dengan cepatnya.
Entah mengapa aku merasa beruntung. Bayangmu terukir di bias mata. Sajakmu menggema di kepala. Aku dapat melihat dan merasakan lukisan Tuhan yang kurasa sempurna, dan itu kamu, pelukis sekaligus pengukir kata-kata indah. Pelangi di kala senja beratapkan langit jingga.
terkadang, rindu mencuat dengan lincahnya. selimutkan gigil diselip embun pagi. kuharap, aku boleh menyandarkan rinduku untukmu dan berdoa semoga terik tak menghabiskannya.
tak terasa waktu berlalu begitu lekasnya, aku masih disini. Menantimu, teruntuk kamu yang belum ku ketahui namamu. Senja, entah mengapa ia dengan senang hati menemaniku dengan langit jingganya. Tak ada kelelahan sedikitpun yang disiratkan, seraya berpura-pura agar tak ku ketahui sedihnya. Pelangi, ya pelangi. Ia datang setelah hujan turun dengan derasnya. Saat itu juga senyumku kembali merekah. Namun, terkadang kau bersembunyi dengan cepatnya.
Entah mengapa aku merasa beruntung. Bayangmu terukir di bias mata. Sajakmu menggema di kepala. Aku dapat melihat dan merasakan lukisan Tuhan yang kurasa sempurna, dan itu kamu, pelukis sekaligus pengukir kata-kata indah. Pelangi di kala senja beratapkan langit jingga.
terkadang, rindu mencuat dengan lincahnya. selimutkan gigil diselip embun pagi. kuharap, aku boleh menyandarkan rinduku untukmu dan berdoa semoga terik tak menghabiskannya.
Senin, 27 Februari 2012
belajar bersajak (part 1)
Haloo, lama tak menengok ruanganku ini.. :) semoga masih menerimaku tuk menulis segala apa yang ada di anganku tuk melukis apa yang tlah ku saksikan senja tadi,biasan warna-warni yang kusebut pelangi.
Beberapa waktu lalu, kudapati seseorang dalam senjaku. Tetiba datang menghampiriku seraya memberi senyum indahnya untukku. ku terkagum sejenak, kunikmati sayup-sayup sajaknya menghampiriku perlahan, ku kira dia hanya menyambangi senjaku. tapi setelah lama ku perhatikan , biasan warna yang kusebut pelangi ternyata menyelimutinya,hangat seraya menghangatkan senjaku yang separuh beku :') . Tertanda,dariku. Untukmu,pelukis kata. :'))
#alihcerita...
Dingin,sedingin rinduku untukmu. Ya,bait itu yang sering kuucap disaat senja berlalu. sering kuucap semenjak kudapati seseorang yang pernah mengajakku berdansa di bawah langit berpita abu-abu,dulu. Kini,ku tak ingin lagi berdansa dengannya. Kudapati ternyata dia seorang pemain 'drama' handal. Oh Tuhan.. terimakasih atas segala ilmu yang Kau berikan untukku. Ilmu tuk mengerti apa itu arti sebuah 'kasih' yang asli dan yang bukan. Sedikit cerita pembelajaran dariku. Sekejap,rasa itu di hilangkan olehNya.. :)
#kembaliBelajarSajak... #padapageselanjutnya ;p
#alihcerita...
Dingin,sedingin rinduku untukmu. Ya,bait itu yang sering kuucap disaat senja berlalu. sering kuucap semenjak kudapati seseorang yang pernah mengajakku berdansa di bawah langit berpita abu-abu,dulu. Kini,ku tak ingin lagi berdansa dengannya. Kudapati ternyata dia seorang pemain 'drama' handal. Oh Tuhan.. terimakasih atas segala ilmu yang Kau berikan untukku. Ilmu tuk mengerti apa itu arti sebuah 'kasih' yang asli dan yang bukan. Sedikit cerita pembelajaran dariku. Sekejap,rasa itu di hilangkan olehNya.. :)
#kembaliBelajarSajak... #padapageselanjutnya ;p
Langganan:
Postingan (Atom)