Selasa, 19 Februari 2013

Mimpi...

Sebongkah rindu, ditemani teh panas sore ini, menikmati senjaku sendiri tanpa kehadiran pangeran mimpi yang kemarin sore masih menemaniku, tapi malam ini tidak. Rindu mendalam kepada pangeran mimpi yang membawakan bulan disela tidurku setiap malam. Ya, merindukannya adalah sebuah mimpi yang tak ingin kulepas ketika mentari memaksaku membuka mata di pagi hari tuk menghadapi kenyataan dunia ini. Kenyataan yang menjelaskan bahwa pangeran itu adalah mimpi! Aku tak bisa memilikinya, karna kita berbeda dunia. Dunianya dan duniaku. Tapi selama ini ia telah sabar menemaniku, saling menghantarkan perhatian, saling menghantarkan kasih sayang. Ya, aku merindukannya. Belum seminggu, sebulan, setahun, dia tak menemani mimpiku, tapi entah kenapa aku sangat merindukannya. Hai angeran mimpi, aku disini menantimu hadir, aku masih sangat menyayangimu!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar